
| Nama Indonesia | : | Elang Jawa |
| Nama Inggris | : | - |
| Nama Latin | : | Spizaetus bartelsi |
- Kerajaan Animalia
- Divisi Chordata
- Kelas Monotyledoneae
- Ordo Chordata
- Famili Accipitridae
- Genus Spizaetus
- Spesiaes Spizaetus bartelsi
Deskripsi :
Seperti halnya pada semua jenis elang, burung jantan memiliki ukuran tubuh lebih besar dan lebih kekar dari pada betina. Panjang tubuhnya berkisar antara 60-70 cm dengan bobot sekitar 2,5 kg.
Jambulnya berwarna coklat kehitaman dengan warna putih pada ujungnya. Matanya berwarna kuning, di bagian Kepala, punggung, sayap, dan ekornya berwarna krem. Sedangkan di bagian leher, dada dan perutnya berwarna garis-garis coklat tua atau kehitaman. Pada ekornya terdapat empat buah pita berwarna hitam namun pada umumnya hanya terlihat tiga buah pita karena pita yang terdapat pada pangkal ekor sering tersembunyi.
Penyebaran :
Di Jawa Tengah Elang Jawa terdapat di Gunung Slamet, Gunung Ungaran, Gunung Muria, Gunung Lawu, dan Gunung Merapi. Sedangkan di Jawa Timur terdapat di Merubetiri, Baluran, Alas Purwo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, dan Wilis. Habitat burung Elang Jawa hanya terbatas di Pulau Jawa, terutama di wilayah-wilayah dengan hutan primer dan di daerah perbukitan berhutan pada peralihan dataran rendah dengan pegunungan.
Ancaman :
Populasinya semakin menurun akibat banyak diburu untuk dijadikan binatang peliharaan dan juga banyak diperjual berlikan.

| Nama Indonesia | : | Komodo |
| Nama Inggris | : | - |
| Nama Latin | : | Varanus komodoensis |
- Kerajaan Animalia
- Divisi Chordata
- Kelas Reptilia
- Ordo Squamata
- Famili Varanidae
- Genus Varanus
- Spesiaes Varanus komodoensis
Deskripsi :
Komodo merupakan kadal terbesar di dunia, dengan rata-rata panjang tubuh bisa mencapai 2-3 m. Di alam bebas komodo dewasa biasanya memiliki berat badan sekitar 70 kilogram, namun komodo yang dipelihara di penangkaran sering memiliki bobot tubuh yang lebih besar.
Komodo memiliki ekor yang sama panjang dengan tubuhnya dan memiliki jumlah gigi sekitar 60 buah yang bergerigi tajam dengan panjang sekitar 2.5 cm. Ukuran tubuh komodo jantan lebih besar dibandingkan dengan komodo betina. Warna kulit komodo jantan berwarna abu-abu gelap sedangkan warna kulit komodo betina berwarna hijau dan memiliki potongan kecil berwarna kuning pada tenggorokannya.
Penyebaran :
Komodo secara alami hanya ditemui di Indonesia, tepatnya di pulau Komodo, Flores dan Rinca serta beberapa pulau lainnya di Nusa Tenggara dengan habitatnya hidup di padang rumput kering terbuka, sabana dan hutan tropis.
Makanan :
Komodo adalah hewan karnivora. Mangsa komodo bervariasi, seperti aneka avertebrata, reptil lain (termasuk pula komodo yang bertubuh lebih kecil), burung dan telurnya, mamalia kecil, monyet, babi hutan, kambing, rusa, kuda, dan kerbau.

| Nama Indonesia | : | Siluk Merah |
| Nama Inggris | : | - |
| Nama Latin | : | Sclerophages formosus |
- Kerajaan Animalia
- Divisi Chordata
- Kelas Pisces
- Ordo Malacopterygii
- Famili Osteoglossidae
- Genus Sclerophages
- Spesiaes Sclerophages formosus
Deskripsi :
Bentuk dan penampilan arwana cantik dan unik. Tubuhnya memanjang, ramping, dan “stream line”, dengan gerakan renang sangat anggun. Arwana di alam mempunyai variasi warna seperti hijau, perak, atau merah. Pada bibir bawahnya terdapat dua buah sungut yang berfungsi sebagai sensor getar untuk mengetahui posisi mangsa di permukaan air.
Merupakan ikan perenang atas (surface feeder), ditunjukkan oleh betuk mulut. Di alam mereka berenang di dekat permukaan untuk berburu mangsa. Arwana dapat menerima segala jenis pakan untuk ikan karnivora, tetapi seringkali mereka jadi sangat menyukai salah satu jenis pakan saja, dan menolak jenis lainnya. Sebagai ikan peloncat, arwana di alam bisa menangkap serangga yang hinggap di ranting ketinggian 1-2 meter dari permukaan air.
Habitat :
Ikan arwana merah (Scleropages formosus) semakin sulit dijumpai di habitat aslinya di Danau Sentarum, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat. Hingga pada dasarnya dan diketahui secara umum bahwa ikan arwana (Scleropages formosus) adalah salah satu spesies ikan air tawar dari Asia Tenggara
Ancaman :
Diperdagangkan karena nilainya yang tinggi sebagai ikan hias.
| No. | Nama Propinsi | Nama Fauna | Nama Ilmiah |
|---|---|---|---|
| 1 | Nanggroe Aceh Darussalam | Burung Cempala Kuneng | Copsycus pyrropygus |
| 2 | Sumatera Utara | Burung Beo Nias | Gracula religiosa robusta |
| 3 | Sumatera Barat | Burung Kuau Besar | Argusianus argus |
| 4 | Riau | Burung Srindit | Loriculus pusillus |
| 5 | Jambi | Harimau Sumatera | Panthera tigris sumatraensis |
| 6 | Bengkulu | Beruang Madu | Helarctus malayanus |
| 7 | Sumatera Selatan | Ikan Belida | Notopterus chilata |
| 8 | Lampung | Gajah | Elephas maximus sumatranus |
| 9 | DKI Jakarta | Burung Elang Bondol | Haliastur indus |
| 10 | Jawa Barat | Badak Cula Satu | Rhinoceros sondaicus |
| 11 | Jawa Tengah | Kepodang | Origolus chinensis |
| 12 | Daerah Istimewa Yogyakarta | Burung Perkutut | Geopelia striata striata |
| 13 | Jawa Timur | Ayam Bekisar | Gallus gallus x gallus varius |
| 14 | Bali | Jalak Bali | Leucopsar rothschildi |
| 15 | Nusa Tenggara Barat | Rusa Timor | Cervus timorensis |
| 16 | Nusa Tenggara Timur | Biawak Komodo | Varanus komodoensis |
| 17 | Kalimantan Barat | Burung Enggang Gading | Rhinoplax vigil |
| 18 | Kalimantan Tengah | Kuau Melayu | Polyplectron malacense |
| 19 | Kalimantan Selatan | Bekantan | Nasalis larvatus |
| 20 | Kalimantan Timur | Pesut Mahakam | Orcaella brevirostris |
| 21 | Sulawesi Selatan | Burung Rangkong | Rhyticeros cassidix |
| 22 | Sulawesi Tenggara | Anoa | Anoa depressicornis |
| 23 | Sulawesi Tengah | Maleo | Macrocephalon maleo |
| 24 | Sulawesi Utara | Tangkasi | Tarsius spectrum |
| 25 | Maluku | Nuri Raja | Alisterus amboinensis |
| 26 | Papua | Cendrawasih | Seleucidis melanoleuca |

