• Beranda
  • Tentang IWF
    • Organ IWF
    • Sejarah
    • Visi Misi
    • Program Kerja
  • Berita
  • Kegiatan
    • 2009
    • 2010
    • 2011
  • Rubrik Info
    • Flora
      • Maskot
      • Daftar yang Dilindungi
    • Fauna
      • Maskot
      • Daftar yang Dilindungi
    • Lain-Lain
      • Daftar Istilah
      • Ekosistem
      • Artikel
  • Komentar Pegiat
  • Gallery
  • Buku Tamu
Kegiatan IWF Tahun 2011
Selasa, 07 Februari 2012 Pukul 11:37:46 oleh admin3
Penebaran Ikan dan Implantasi Mutiara Air Tawar

I. PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

Keberadaan situ-situ dalam suatu wilayah berfungsi menciptakan keseimbangan hidrologis untuk tata air permukaan dan air tanah, serta sebagai suatu bentuk ekosistim  yang terdiri dari sumber air, kehidupan akuatik dan daratan yang dipengaruhi oleh tinggi rendahnya permukaan air sehingga situ mampu mempengaruhi iklim mikro dan keseimbangan ekosistim disekitarnya. Bila situ-situ tersebut menyempit atau bahkan hilang menjadi daratan disebabkan oleh adanya pendangkalan atau direklamasi, maka hilang pula fungsinya sebagai pengendali banjir dan sebagai penyeimbang ekosistim.

selengkapnya »


Senin, 02 Januari 2012 Pukul 13:49:09 oleh admin3
Penebaran Ikan dan Implantasi Mutiara Air Tawar

I. PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

  Keberadaan situ-situ dalam suatu wilayah berfungsi menciptakan keseimbangan hidrologis untuk tata air permukaan dan air tanah, serta sebagai suatu bentuk ekosistim  yang terdiri dari sumber air, kehidupan akuatik dan daratan yang dipengaruhi oleh tinggi rendahnya permukaan air sehingga situ mampu mempengaruhi iklim mikro dan keseimbangan ekosistim disekitarnya. Bila situ-situ tersebut menyempit atau bahkan hilang menjadi daratan disebabkan oleh adanya pendangkalan atau direklamasi, maka hilang pula fungsinya sebagai pengendali banjir dan sebagai penyeimbang ekosistim.

selengkapnya »


Senin, 05 September 2011 Pukul 11:31:14 oleh admin3
PKA BAGI GURU SD, ANGKATAN XXVII, DI TN. BALURAN SITUBONDO JAWA TIMUR

Ancaman kerusakan lingkungan dan berkurangnya jumlah sumberdaya alam hayati maupun non hayati makin meluas. Ironisnya kerusakan alam ini sebagian besar disebabkan oleh ulah manusia. Manusia yang merupakan unsur utama dalam alam semesta ini haruslah bertanggung jawab atas segala sesuatu yang terjadi di alam karena manusia adalah sebagai pengguna, perusak dan akhirnya diharapkan menjadi pelestari alam.

selengkapnya »


Rabu, 24 Agustus 2011 Pukul 13:00:31 oleh admin3
PKA BAGI GURU SD, ANGKATAN XXVIII, DI TN. BALI BARAT GILIMANUK BALI

Banyak terlihat dan dirasakan dampak dari perbuatan-perbuatan manusia yang merusak alam dan lingkungan tersebut seperti perubahan iklim yang tidak menentu, pemanasan global, krisis air dll.

selengkapnya »


Rabu, 24 Agustus 2011 Pukul 12:07:21 oleh admin3
PKA BAGI GURU SD, ANGKATAN XXVI, DI TN. ALAS PURWO BANYUWANGI JAWA TIMUR

Laju pertumbuhan penduduk dan kebutuhan yang semakin meningkat serta krisis ekonomi menjadi salah satu faktor ancaman kerusakan lingkungan. Karena seseorang/kelompok melakukan segala cara untuk dapat memenuhi kebutuhannya tersebut. Contohnya yaitu perburuan liar, penebangan pohon ilegal, perdagangan satwa maupun flora. Sehingga berkurangnya sumberdaya alam hayati maupun non hayati di alam makin meluas. Manusia yang merupakan unsur utama dalam alam semesta ini haruslah bertanggung jawab atas segala sesuatu yang terjadi di alam karena manusia adalah sebagai pengguna, perusak dan akhirnya diharapkan menjadi pelestari alam.

selengkapnya »


 1 2 Berikutnya » 
VIDEO
LINK
Departemen Kehutanan
Kementrian Lingkungan Hidup
DATA PENGUNJUNG
YAHOO! MESSENGER


Jl. Haji Batong Raya No.3 Cilandak Barat Jakarta Selatan 12430
Telp. (62-21) 7695658 - Fax (62-21) 75909559 email : iwf@indo.net.id
© 2011 http://iwf.or.id