• Beranda
  • Tentang IWF
    • Organ IWF
    • Sejarah
    • Visi Misi
    • Program Kerja
  • Berita
  • Kegiatan
    • 2009
    • 2010
    • 2011
  • Rubrik Info
    • Flora
      • Maskot
      • Daftar yang Dilindungi
    • Fauna
      • Maskot
      • Daftar yang Dilindungi
    • Lain-Lain
      • Daftar Istilah
      • Ekosistem
      • Artikel
  • Komentar Pegiat
  • Gallery
  • Buku Tamu
08 Desember 2011 oleh admin3
PENDIDIKAN KONSERVASI ALAM BAGI ANAK

Bumi ini adalah ekosistem yang terbesar, di mana semua unsur hayati dan non hayati saling berkaitan, salah satu unsur hayati tersebut adalah manusia. Kehidupan di bumi tanpa kehadiran manusia tetap akan terjadi, bumi tetap berputar tanpa kehadiran manusia. Namun manusia hidupnya tergantung pada bumi dan seisinya, karena sampai sejauh ini hanya bumilah tempat yang sesuai untuk hidup manusia.

 

Salah satu masalah lingkungan hidup pada saat ini adalah terkait masalah kelestarian alam. Alam saat ini sedemikian rupa dieksplotasi oleh manusia untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pangan, sandang, papan, obat-obatan hingga rekreasi, hingga mengalami kerusakan. Punahnya jenis-jenis satwa dan tumbuhan alam sedemikian mengkhawatirkan karena menyangkut kelangsungan hidup manusia di masa mendatang sehingga harus dilakukan tindakan konservasi alam. Kerusakan alam akibat perilaku manusia tidak akan terhenti demikian saja, perilaku tersebut telah terjadi bertahun-tahun, oleh karena itu perlu disiapkan generasi muda yang memahami dan mau serta mampu melakukan tindakan konservasi alam. Konservasi alam itu diperlukan demi kesejahteraan hidup mereka sendiri serta keturunan mereka.

 

Dalam keseharian seorang anak, dia mulai mengenal tentang alam yang terdekat dengannya. Anak mulai mengenal tentang hujan yang dibarengi oleh kilat yang terang mengejutkan dan suara guruh yang menggelegar. Di lain waktu mereka mengenal terik panas matahari yang menyengat, jelas tidak menyenangkan bagi mereka pula. Anak-anak yang hidup di negara empat musim mengalami kejadian alam yang lebih beragam lagi dibandingkan anak-anak yang hidup di dua musim. Bagi anak-anak pesisir, ombak adalah sesuatu yang menyenangkan, kecuali jika datang badai. Jika anak pesisir pergi ke daerah hutan di gunung, mereka dapat merasa takut dengan situasi kegelapan dan ketinggian gunung serta dalamnya jurang yang ada. Demikian halnya dengan anak gunung, hutan dan gunung adalah hal yang menyenangkan mereka, namun ombak besar di laut dapat menakutkan bagi mereka. Kejadian-kejadian alami yang tidak selalu menyenangkan dapat menimbulkan rasa takut pada anak, sehingga terbentuk persepsi bahwa alam itu menakutkan. Kadangkala akibat rasa takut mereka tersebut, mereka berusaha untuk menaklukkan alam seolah-olah alam adalah musuh mereka. Tindakan yang mereka lakukan pun dapat mengakibatkan kerusakan pada alam yang terdekat dengan diri mereka seperti mematahkan ranting dan bebungaan, menebang pohon tanpa maksud, vandalisme di daerah pantai atau sungai atau hutan. Oleh karena itu, kita perlu memperkenalkan kepada anak-anak bahwa alam bukanlah musuh mereka, kita sebagai manusia adalah bagian dari alam, jadi manusia dan alam adalah satu kesatuan. Anak-anak adalah manusia dalam bentuk kecil, mereka memiliki kebutuhan dan keinginan yang mirip dengan orang dewasa, mereka pun memiliki kecerdasan yang terus berkembang. Melalui pendidikan, anak-anak dapat kita bentuk sesuai keinginan kita.

 

Yang perlu kita garis-bawahi adalah kebiasaan manusia yang merusak alam itu harus dirubah dan kesadaran moral harus dibangkitkan. Tugas kita saat ini adalah mempersiapkan generasi muda konservasionis (conservasionist), disamping kita sendiri juga melakukan tindakan konservasi alam. Konservasi alam sama halnya dengan pendidikan, memiliki konsep waktu yang sama yaitu jangka panjang, yang berarti apa yang kita lakukan sekarang baru akan tampak hasilnya bertahun-tahun mendatang. Namun demikian, kita tak perlu berputus-asa, meskipun sedikit yang kita lakukan kelak akan besar artinya. Jenis pendidikan yang sesuai untuk mempersiapkan generasi muda konservasionis adalah pendidikan lingkungan hidup dengan kekhususan konservasi alam atau pendidikan konservasi alam.    

(Dr. Sri Murni Soenarno, M.Si, Anggota Pengawas IWF)

« Kembali


VIDEO
LINK
Departemen Kehutanan
Kementrian Lingkungan Hidup
DATA PENGUNJUNG
YAHOO! MESSENGER


Jl. Haji Batong Raya No.3 Cilandak Barat Jakarta Selatan 12430
Telp. (62-21) 7695658 - Fax (62-21) 75909559 email : iwf@indo.net.id
© 2011 http://iwf.or.id